
Telkom secara bertahap akan merevitalisasi telepon sambungan tetap. Selain meningkatkan kualitas jaringan, Telkom akan membuat telepon kabel semenarik telepon seluler. "Masyarakat kini sedikit demi sedikit kembali menggunakan telepon rumah sebagai alat komunikasi keluarga disamping untuk keperluan bisnis. Berbagai program promo ataupun loyalti program akan kami gelar sebagai bagian dari revitalisasi dari telepon kabel," ujar Direktur Konsumer Telkom I Nyoman G Wiryanata, saat ditemui di Gedung Telkom, jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2008).
Hingga pertengahan tahun 2008, jumlah pengguna telepon rumah atau telepon kabel mencapai 8,7 juta pelanggan. Menurut Nyoman, karena gaya hidup masyarakat yang cenderung serba mobile, membuat jumlah telepon kabel tertinggal dibandingkan telepon seluler, yang jumlahnya telah mencapai 180 juta nomor, baik GSM maupun CDMA.
Nyoman menambahkan, meski populasi telepon kabel tidak banyak berubah namun telepon kabel masih dibutuhkan dan tidak digantikan oleh telepon seluler. Ia menyebutkan bahwa kalangan bisnis masih sangat memerlukan telepon kabel.
"Semua kantor yang bonafit pasti memiliki telepon kabel," ujar Nyoman.
Melihat kecenderungan tersebut maka Telkom akan tetap mempertahankan keberadaan telepon rumah, bahkan merevitalisasinya aga telepon kabel memiliki fungsi yang sama atraktifnya dengan telepon seluler.
Salah satu revitalisasi yang dilakukan adalah dengan meluncurkan program promo poin reward bertajuk 'Telepon Rumah, Rezeki Tumpah' yang mulai berlaku 1 November 2008. Program tersebut berlaku untuk panggilan antarsesama pengguna PSTN, maupun antara pengguna PSTN maupun non PSTN, di setiap percakapan dengan durasi satu menit.




0 komentar:
Posting Komentar